Fisinews

Unfolding The Truth

SOSOK LEGEND TIMNAS INGGRIS NAHKODAI GARUDA SELECT

Sumber : Bola.com

Fisinews.com – Dua legenda tim nasional InggrisDennis Wise dan Des Walker, masih eksis di dunia sepak bola dengan menangani talenta-talenta muda Indonesia lewat Garuda SelectMola TV menyajikan terus setiap momen keduanya membimbing bakat muda Tanah Air.

Meski sudah pensiun, eksistensi keduanya di dunia sepak bola tidak lantas tidak surut begitu saja. Legenda Chelsea, Dennis Wise, bersama dengan PSSI, Super Soccer, dan Mola TV menggagas sebuah wadah berkembang talenta muda sepak bola Indonesia.

Des Walker diangkat sebagai pelatih dalam program Garuda Select, tentunya dengan segudang pengalaman. Salah satunya saat Des sukses mengantarkan Timnas Inggris melaju ke semifinal Piala Dunia 1990.

Tidak sendiri, Dennis Wise mengajak rekan setimnya ketika membela timnas InggrisDes WalkerDennis Wise bertindak sebagai Direktur Teknik, sementara Des Walker turun langsung menangani para pemain Garuda Select sebagai pelatih dengan dibantu oleh Danny Holmes.

Ketiganya telah bersama sejak PSSI menjalin kerja sama dengan Super Soccer untuk mengadakan pembinaan bakat usia muda lewat Garuda Select tahun lalu.

Berlatih di bawah arahan bek legendaris Inggris tentu tak bisa didapatkan semua orang. Sebagai sesama bek tengah, Faqih Maulana, Dustin Bramantio dan Ibnul Mubarak adalah yang paling intens meminta saran dari Des. 

Berikut komentar para pemain Garuda Select setelah dilatih oleh Eks punggawa Timnas Inggris tersebut.

“Coach Des sering meminta saya untuk lebih aktif berkomunikasi dan jangan terlalu bermain melebar saat bertahan,” ujar Dustin.

“Coach Des orangnya sangat detail, dia sering memperagakan secara langsung pergerakan yang harus dilakukan sehingga saya lebih cepat paham,” ungkap Faqih Maulana via situs resmi Garuda Select. “Coach Des sangat ingin melihat anak asuhnya berkembang. Ketika berlatih di lapangan, Coach Des sering berteriak dengan nada tinggi, tapi saya sadar itu tujuannya untuk memberikan pengertian lebih kepada semua pemain,” timpal Ibnul.

“Coach Des sering menekankan ke saya untuk selalu jangan cepat kehilangan bola. Kesalahan seperti salah umpan tak boleh dilakukan pemain belakang, karena itu akan sangat membahayakan tim begitu bola direbut pemain lawan,” terang Ibnul lagi.

Sementara Pelatih Garuda Select menjelaskan bahwa Pemerintah Inggris telah mengumumkan rencana untuk melonggarkan lockdown. Bila berjalan lancar, skuat Garuda Select 3 sudah bisa berlatih secara normal dan bertanding melawan tim Eropa, mulai 29 Maret.

Program Garuda Select 3 sendiri masih berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat selama lockdown Inggris. Tim pelatih menggelar sesi latihan secara berkelompok atau bubble di Loughborough University. Skuat Garuda Select 3 juga berpeluang untuk melakoni tur Jerman, menggelar laga ujic oba dengan akademi terbaik, mulai dari Bayern Munchen, Borussia Dortmund, Schalke 04, Eintracht Frankfurt, dan juga FC Cologne.

(Yosafat/Agnes Devira)

%d blogger menyukai ini: