Fisinews

Unfolding The Truth

MIMPI ANAK DAERAH TERHADAP LASKAR SAMBERNYAWA

Sumber : era.id

Fisinews.com, Surakarta – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan Kaesang Pangarep sebagai salah satu pemilik saham klub speak bola Persis Solo. Dengan masuknya Kaesang, dia menaruh harapan besar dengan manajemen baru PT Persis Solo Saestu (PSS).

Kaesang pangarep mejadi salah satu pemegang saham mayoritas Persis Solo setelah berhasil mengakuisisi 40 persen saham PT PSS, sementara di belakangnya ada Kevin Nugroho yang memiliki 30 persen saham, serta Menteri BUMN Erick Thohir 20 persen. Total mereka bertiga memegang 90 persen saham PT PSS, sementara sisa 10 persen lainnya masih untuk 26 klub internal.

Kini, setelah Persis Solo berhasil diakuisisi, target tinggi langsung dipasang. Kaesang tidak main-main menginginkan klub kebanggaan kota kelahirannya itu bisa lolos ke Liga 1 di akhir musim ini. “Persis Solo Liga 1 adalah HARGA MATI,” ujar Kaesang yang langsung disambut tepuk tangan oleh audience yang hadir di Manahan. Sebelumnya, Walikota Solo sekaligus kakak dari Kaesang, Gibran Rakabuming mengungkapkan harapan besar prestasi Persis Solo pada tiga figur pemilik saham mayoritas Persis Solo.

Pada saat konfersi pers pemilik baru di manahan kemarin beberapa kalangan supporter/organisasi supporter persis solo juga dilibatkan, agar terkoneksinya antara Manajemen dengan supporter persis solo. Fachrudin Restu seorang mahasiswa merupakan salah satu anggota dari organisasi CAMPUS BOYS  yang pada dasarnya sebagai wadah untuk sharing dan memberi dukungan secara langsung maupun tidak langsung terhadap persis solo sendiri berhasil kita interview persoalan perpindahan saham mayoritas dari Vijaya ke tangan Kaesang. “Sudah sekian kalinya persis berganti kepemilikan, sebenarnya kanget persis dibeli orang asli solo sendiri”, ujar Fachrudin ketika kita tanyai mengenai kepemilikan persis yang baru.

“Harapan saya cuman semoga Persis Solo mempunyai manajemen yang berkopeten dan sehat layak tanpa ada kepentingan lain selain memajukan pesis solo, selain itu Fachrudin juga berharap agar manajemen memanfaatkan pemain-pemain lokal yang notabene kualitasnya juga baik tidak perlu pemain yang mempunyai nama besar”, imbunya saat itu.

(Febry/Agnes Devira)

%d blogger menyukai ini: