Fisinews

Unfolding The Truth

BUPATI KARANGANYAR GALANG DANA UNTUK PALESTINA | DPRD PROTES

Sumber : TribunJateng.com

Fisinews.com, KARANGANYAR – DPRD Karanganyar meminta Bupati Karanganyar Juliatmono menarik surat resmi terkait penggalangan dana untuk Palestina dianggap tak sesuai peruntukannya,bantuan berupa donasi ini nantinya akan disalurkan untuk membantu meringankan beban warga Palestina.  Bahkan aksi kemanusiaan itu dituangkan dalam surat edaran Bupati Karanganyar nomor 900/1833.1.2.2 perihal bantuan kemanusiaan. Juliatmono melalui surat resmi Bupati, meminta kalangan aparatur sipil negara (ASN) hingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk menggalang dana bagi Palestina. Gerakan tersebut juga disampaikan Juliyatmono saat apel bersama di Halaman Setda Karanganyar, Senin (17/5/2021).   

Ketua DPRD yang juga Ketua DPC PDIP Karanganyar Bagus Selo mengatakan dirinya sangat setuju mengutuk perbuatan yang dilakukan zionis Israel pada rakyat Palestina. Dan pihaknya prihatin dan peduli terhadap kemanusiaan. Hanya saja pelaksanaannya, kata dia harus sesuai dan tidak perlu mengeluarkan Surat Edaran. Pasalnya, bila harus mengeluarkan Surat Edaran kesannya penggalangan dana untuk Palestina adalah sebuah pemaksaan. “Namun harus benar. Kalau SE kesan pemaksaan. Lebih baik kotak amal degan suka rela melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut. Bisa lebih banyak hasil tidak di batasi juga,” kata Bagus Selo, Rabu (19/5/2021).

Wakil Ketua DPRD Karanganyar Tony Atmoko mengatakan secara pribadi ia mendukung niat baik Juliatmono untuk membantu korban kekerasan di Palestina. Namun, ia menilai penerbitan surat resmi dari Bupati untuk penggalangan dana tersebut kurang tepat. Pasalnya, Pemerintah Daerah (Pemda) tidak berwenang untuk bertindak dalam urusan Israel-Palestina yang merupakan urusan luar negeri. “Membantu misi kemanusiaan itu monggo. Tapi urusan luar negeri itu kan di Pemerintah Pusat,” kata politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, Rabu (19/5/2021).

Ia pun menyarankan agar imbauan penggalangan dana disampaikan melalui jalur-jalur nonresmi, bukan lewat surat berkop Bupati. “Lebih baik menggunakan cara lain. Jangan pakai surat kedinasan,” katanya. Bahkan, Tony menyarankan agar Juliatmono menarik surat tersebut. “Saya mohon kepada bupati untuk bisa menarik surat itu. Kalau diganti dengan imbauan monggo, tapi tidak secara resmi dari pemerintah seperti itu,” katanya..

Menanggapi kritik tersebut, Juliatmono menilai wajar jika ada pihak yang tidak sependapat dengan adanya surat tersebut. Namun ia yakin semua pihak sepakat bahwa warga Palestina saat ini membutuhkan bantuan kemanusiaan. Ia beralasan surat tersebut hanya bersifat imbauan tanpa ada paksaan.

Serangan Israel ke Palestina meningkat sejak pekan terakhir bulan Ramadan. Per Rabu (19/5/2021), Israel mengklaim berhasil menewaskan 130 personel Hamas dan 30 anggota milisi Jihad Islam. Petugas medis di Jalur Gaza mengatakan sejauh ini 217 warga Palestina tewas akibat gempuran Israel, termasuk 61 anak-anak dan 36 perempuan. Setidaknya 450 bangunan di Gaza hancur atau rusak parah, termasuk enam rumah sakit dan sembilan pusat kesehatan primer, akibat rudal Israel.

(Indri Ervani Sihaloho/Aryo Paramartha)

%d blogger menyukai ini: