Membuat kerajinan Batik yang Menguntungkan ditengah Pandemi

Membuat kerajinan Batik yang Menguntungkan ditengah Pandemi

Fisinews.com – Ditengah wabah covid19 ini, banyak orang yang terkena phk dari perusahaanya. Dan ingin mencari pekerjaan masih susah, hal ini membuat orang yang terphk memutar otak mereka untuk berfikir kedepannya. Dari hal tersebut orang yang terphk membuat usaha kecil-kecilan. Salah satunya dengan berjualan pakaian, baik batik maupun pakaian sehari-hari, barang tersebut merupakan kebutuhan primer kita. Dari situlah kita memberikan tips tentang pembuatan kerajinan batik yang dapat memberikan keutungan pada saat pandemi. Hal yang harus dipersiapkan dahulu adalah alat dan bahan.

Untuk alatnya terdiri dari                Untuk bahannya sendiri terdiri dari

  • Pensil dan penghapus                 –    Buku gambar dan kain mori
  • Kompor dan wajan                     –    Malam/ lilin batik dan pewarna kain
  • Kuas dan canting                        –    Waterglass dan abu soda 

Berikut adalah tahap-tahap pembuatan batik:

1. Nyungging

Proses pertama yaitu membuat desain batik sesuk keinginan diatas kertas gambar. Tidak semua orang dapat mengerjakan pola ini.

2. Njaplak/njiplak

Proses pemindahan gambar dari kertas gambar ke kain mori

Proses njaplak/njiplak

3. Nglowong

Didalam tahap ini, pembatik mulai melekatkan malam/lilin sesuai dengan pola yang telah dibuat dikain mori tersebut.

4. Ngiseni

Memberikan isen-isen (isian) pada ornamen-ornamen tertentu seperti gambar bunga atau hewan.

5. Nyolet

Memberikan warna pada bagian-bagian tertentu dengan kuas.

6. Mopok

Bagian ini adalah menutup bagian yang telah dicolet dengan malam.

7. Nembok

Proses menutup bagian latar belakang pola yang tidak perlu diwarnai.

8. Ngelir

Proses pewarnaan kain secara menyeluruh dengan memasukkannya ke dalam pewarna alam atau kimia.

9. Nglorod

Proses meluruhkan malam untuk pertama kali dengan merendamkannya di dalam air mendidih.

10. Ngrentesi

Proses memberikan titik/cecek pada klowongan menggunakan canting dengan jarum yang tipis

11. Nyumri

Menutup bagian tertentu dengan malam.

12 . Nglorod

Proses akhir meluruhkan dan melarutkan malam pada kain dengan memasukkan pada air mendidih, kemudian diangin-anginkan sampai kering. Proses nglorod tergantung pada banyaknya warna yang ingin dihasilkan pada satu helai kain batik. Semakin banyak warna yang diinginkan, semakin banyak proses nglorod yang akan dilakukan.

Setelah tahapan tersebut, kita dapat langsung memasarkannya lewat sosial media pribadi atau membuat akun khusus penjualan batik. Untuk harga anda dapat menyesuaikan pasar/membuat rincian modal, lalu anda tentukan nilai jualnya sendiri.

Sumber: https://www.wirawanbatik.com/blogs/story/12-langkah-proses-membuat-kain-batik-tulis

Arya Giri Putra/Nida Hasnafi’ah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *